Kejari Pandeglang Berikan Bantuan Sosial Untuk Rido

Culasatu.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang memberikan bantuan kepada Rido Aljabah Asri Manurung (15) bocah asal Kampung Pamatang Sempur, Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, siswa SMA Negeri 18 Pandeglang, yang harus bekerja serabutan demi melanjutkan sekolahnya.

Kejari Pandeglang, Helena Octavianne mengatakan bantuan yang diberikan kepada Rido ini dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-62.

Bacaan Lainnya

“Bantuan ini kita berikan kepada Rido warga Kecamatan Cikeusik, bantuan ini kita berikan dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa,” kata Helena, Kamis 21 Juli 2022.

Selain momen Hari Bhakti Adhyaksa Kejaksaan Pandeglang sendiri memang memiliki program Sigap Berbagai yakni memberikan bantuan sosial kepada masyarakat. Dalam arti Kejaksaan sendiri hadir untuk masyarakat, sehingga masyarakat akan lebih mengenal kejaksaan.

“Program ini akan terus berlanjut dan memang ditujukan untuk warga yang kurang mampu dan juga kejaksaan ingin bantuan ini tepat sasaran,” terangnya.

Adapun untuk bantuan yang diberikan kepada Rido, Kejaksaan memberikan santunan berupa uang tunai, paket sembako, alat sekolah, dan bantuan tabungan dengan menggandeng BRI Cabang Pandeglang yang akan disalurkan setiap bulannya selama 1 tahun ajaran.

“Kita berika uang tunai, paket sembako, alat sekolah, dan tabungan (Buku Tabungan dan ATM), nanti ada bantuan uang jg setiap bulannya selama 1 tahun ajaran melalui rekening Bank BRI,” tuturnya.

Ia berharap agar Rido tetap semangat untuk melanjutkan sekolahnya, karena menurutnya pendidikan itu penting.

“Rido harus tetap semangat, jangan malas belajar agar menjadi orang sukses,” imbuhnya.

Sementara itu, Rido mengatakan ucapan terimakasih kepada Kejaksaan dan BRI Pandeglang atas bantuan yang telah ia terima. Ia menyebutkan bantuan tersebut sangatlah bermanfaat untuknya agar bisa terus melanjutkan sekolahnya.

“Saya ucapkan terimakasih, bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya. Semoga bantuan ini menjadi motivasi saya agar semangat bersekolah, dan semoga yang memberikan dilancarkan rejekinya,” singkatnya.

Ditempatkan sama, Eri Piatna selaku relawan Rumah Yatim juga mengucapkan terimakasih kepada Kejaksaan dan BRI Pandeglang yang telah merespon kondisi Rido yang memprihatinkan tersebut.

“Rido ini memang harus dibantu, karena kondisi ekonominya yang memprihatinkan. Kalau Rido tidak dibantu dikhawatirkan akan putus sekolah. Jadi saya ucapkan terimakasih kepada Kejaksaan dan BRI Pandeglang,” pungkasnya. (Pian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *