Jembatan Tidak Kunjung Diperbaiki, Siswa di Pandeglang Sebrangi Sungai

Culasatu.com- Jembatan yang berada di Kampung Cegog, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, yang rusak akibat diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu tidak kunjung diperbaiki, akibatnya siswa di wilayah tersebut terpaksa menyeberangi derasnya air sungai untuk sampai ke sekolah.

Selain itu, para warga yang melintas menggunakan kendaraan roda dua pun juga terpaksa harus melintasi derasnya air sungai, bahkan sampai ada kendaraan yang mogor akibatnya air masuk ke mesin.

Bacaan Lainnya

Betty, salah seorang siswa mengatakan, setiap harinya ia dan para siswa lainnya harus menyebrangi sungai untuk sampai ke sekolah. Selain itu, merekapun mengaku terpaksa menggunakan sandal karena jembatan yang biasa siswa gunakan belum juga diperbaiki.

“Setiap hati kalau sekolah ya seperti ini, harus turun ke sungai karena jembatan yang merupakan akses utama rusak, dan tidak kunjung diperbaiki. Ke sekolah juga pakai sandal, karena kalau pake sepatu ribet harus dibuka lagi kalau melintas di sungai,” kata Betty, Jumat 22 Juli 2022.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Desa Rancapinang, Andi Muhammad Husen mengatakan, pihak desa sudah mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang agar jembatan tersebut segera diperbaiki.

“Kita sudah berupaya mengusulkan jembatan ini untuk segera diperbaiki, BPBD, DPRD juga sudah kesini tapi belum ada saja perbaikan,” kata Andi.

Ia juga menuturkan, selain anak sekolah, jembatan tersebut juga merupakan akses utama perputaran roda ekonomi masyarakat setempat, ia juga menyebutkan jika air meluap, aktivitas warga pun terhenti.

“Ini jembatan akses utama dan merupakan perputaran roda ekonomi masyarakat, kalau ini tidak segera diperbaiki ekonomi masyarakat akan terhenti, apalagi kalau air meluap,” terangnya.

Ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang agar segera merelokasikan anggaran untuk memperbaiki atau membuat jembatan kembali jembatan yang sangat penting bagi warga di Desa Rancapinang.

“Disinikan ada nelayan ada petani juga, jadi saya harap Pemerintah segera memperbaiki atau membuat jembatan ini, agar anak sekolah nyaman, ekonomi masyarakat berjalan lancar,” pungkasnya. (Pian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *