Belasan RT dan RW di Desa Sidamukti Mundur Dari Jabatan, Ini Penyebabnya!!

Culasatu.com- Belasan RT dan RW di Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Pandeglang kompak mengundurkan diri dari jabatannya, lantaran para RT/RW tersebut merasa sudah tidak sejalan lagi dengan Kepala Desa (Kades) Sidamukti.

Pantauan di Kantor Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, belasan RT dan RW tersebut berdatangan ke Kantor Desa, dengan membawa Surat Keputusan (SK) dan surat pengunduran diri untuk diserahkan ke pihak desa.

Bacaan Lainnya

Ketua Forum RT/RW Desa Sidamukti, Iyang mengungkapkan, bahwa kedatangan dirinya bersama belasan RT yang lain ke Kantor Desa, berniat untuk mengundurkan diri dari jabatan RT/RW.

Alasannya lanjut dia, para RT/RW ini sudah tidak sejalan lagi dengan Kades, karena setiap kegiatan apapun para RT/RW tidak pernah dilibatkan.

“Kami sebagai RT/RW tidak pernah diberitahu dan tidak diajak musyawarah. Padahal Bupati Pandeglang juga pernah menyarankan bahwa RT/RW harus mengawal dalam setiap kegiatan,” ungkapnya, usai menyerahkan SK RT/RW kepada Kepala Desa, Kamis 14 September 2023.

Maka dari itu kata dia, karena sudah tidak sejalan lagi sehingga para RT/RW ini mengundurkan diri secara serentak.

“Pengunduran diri ini atas kesadaran masing-masing tidak ada unsur paksaan apapun dan dari pihak manapun. Jadi hari ini kami resmi mengundurkan diri dari RT/RW,” katanya.

Saat ditanya apakah tidak ada masalah lain selain tidak dilibatkannya RT/RW dalam setiap kegiatan desa, seperti halnya pembayaran dana insentif RT/RW. Ia mengaku, kalau masalah insentif memang untuk tahun ini yang harusnya 4 bulan, ia hanya menerima 3 bulan.

“Katanya yang sebulan nya lagi akan dibayarkan Desember 2022 nanti. Untuk maslah insentif ini kalau ada penjelasan dari Kades, bukan salah satu penyebab kami mundur dari jabatan RT/RW,” ujarnya.

Sementara, Kepala Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Karsidi mengaku, bahwa hal ini hanya mis komunikasi saja antara dirinya dengan para RT/RW.

Tadi juga lanjut dia, sudah ngobrol banyak dengan para RT/RW terkait apa yang menjadi keluhan para RT/RW tersebut, dan apa yang menjadi keluhan itu sudah dijabarkan.

“Kalau kami sih berharap para RT/RW ini nanti berfikir secara kepala dingin. Dan saya pun tidak akan buru-buru mengambil keputusan kaitan dengan pengunduran diri para RT/RW ini,” imbuhnya.

Kaitan dengan tudingan tidak ada transparansi kegiatan di desa. Kades mengaku, dirasanya infografis telah dipampang, dalam infografis itu semua kegiatan dan alokasi anggaran di pampang.

“Mereka (RT/RW-red) sebetulnya sering tahu tentang bagaimana kegiatan-kegiatan. Kami rasa saya sudah cukup transparan dan semua program kegiatan ada di RPJMDes,” pungkasnya. (Ndre)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *