Jembatan di Patia Rusak Parah, Ancam Keselamatan Warga

Culasatu.com- Jembatan Cipatia yang berada di Kampung Peuntas Selatan, Desa Patia, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, kondisinya cukup mengkhawatirkan, lantaran telah mengalami rusak parah sehingga mengancam keselamatan warga.

Pantauan dilokasi, jembatan dengan tiang besi yang memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar 1,5 meter tersebut rusak dibagian alas yang terbuat dari potongan kayu dan bambu, dan tidak sedikit paku yang menonjol.

Bacaan Lainnya

Salah seorang pengendara roda, Winer Manalu mengaku terpaksa harus melewati jembatan tersebut meskipun nyawa taruhannya. Hal tersebut terpaksa ia lakukan lantaran akses jalan alternatif yang sangat jauh untuk menuju lokasi yang ia tuju.

“Kerja bank keliling jadi sering lewat sini, dibilang ngeri ya ngeri takut jatuh ke sungai, cuma kan kalau lewat jalan lain jauh sekitar 2 kilometer,” kata Winer Manalu, Senin 05 Januari 2024.

Ia berharap agar pemerintah segera melakukan perbaikan jembatan tersebut, agar tidak memakan korban yang melintas.

“Ya semoga segera diperbaiki saja, soalnya kalau kondisinya tambah parah bisa-bisa ada korban. Soalnya kan itu jembatan bolong-bolong,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Patia, Sarna mengatakan bahwa jembatan yang berada di Sungai Cipatia tersebut dibangun pada tahun 2008 lalu, dan sudah mengalami kerusakan puluhan tahun yang lalu.

“Kita Pemerintah Desa Patia sudah sering mengajukan perbaikan jembatan tersebut setiap tahunnya. Rusaknya itu sudah 10 tahun yang lalu,” katanya.

Menurutnya, jembatan tersebut merupakan salah satu akses utama warga setempat untuk beraktivitas.

“Jembatan ini menghubungkan 3 kampung, Kampung Petas Timur, Kampung Ciuduy dan Kampung Pasir Jatake. Setiap hari anak sekolah, warga sekitar atau pengendara roda dua lewat sini,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa sebelum adanya perbaikan jembatan pada tahun 2008, jembatan tersebut dapat dilalui kendaraan roda empat. Namun setelah diperbaiki jembatan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua saja. Dan ia berharap agar Pemerintah Daerah segera melakukan perbaikan.

“Ya semoga saja tahun ini bisa segera dilakukan perbaikan dan bisa dilalui kendaraan roda empat, karena memang dulu kendaraan roda empat bisa lewat sini, kalau sekarang jangankan roda empat, roda dua saja sulit melintas,” pungkasnya. (Ndre)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *