Ibu-ibu Binaan PT. PNM Cabang Serang Dapat Pelatihan Pemasaran Produk Lewat Media Sosial

Foto bersama Trainer Media Sosial Dina Carla bersama Perserta Pelatihan

CULASATU.COM – Dalam upaya meningkatkan keterampilan digital dan mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Serang mengadakan pelatihan cara berjualan di media sosial serta pembuatan platform media sosial lokal di Desa Sindang Hayu.

Pelatihan ini dihadiri oleh sekitar 30 peserta, mayoritas pelaku usaha mikro dan ibu rumah tangga, yang antusias untuk mengembangkan usaha mereka melalui teknologi digital.

Pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini mencakup berbagai materi penting, seperti pemahaman dasar media sosial, strategi pemasaran konten, interaksi dan layanan pelanggan, serta penggunaan iklan berbayar.

Peserta diajarkan cara membuat dan mengelola akun di platform populer seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp, serta teknik-teknik untuk menarik perhatian audiens dan meningkatkan penjualan.

Pemimpin PT. PNM Cabang Serang, Nanang Komarudin mengatakan, tujuannya adalah untuk memperkuat ikatan sosial dan mempermudah warga desa dalam berbisnis dan berkomunikasi.

“Dengan pelatihan ini, kami berharap para pelaku usaha mikro di Desa Sindang Hayu dapat lebih percaya diri dan kompeten dalam memasarkan produk mereka secara online,” ujar Pemimpin PT. PNM Cabang Serang.

“Kami juga menyediakan dukungan berkelanjutan melalui kunjungan rutin dan grup WhatsApp khusus untuk memastikan para peserta terus mendapatkan bimbingan dan informasi yang mereka butuhkan,” lanjutnya.

Seorang peserta, Ibu Siti, menyampaikan rasa terima kasihnya, “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Sekarang saya lebih yakin untuk memasarkan produk di media sosial dan berharap bisa meningkatkan pendapatan keluarga.”

Inisiatif ini menunjukkan komitmen PNM Mekar dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa dan membantu mereka beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi warga desa.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *