Nmax Pandeglang Berikan Bantuan Kepada Korban Gempa Bumi di Cigeulis

NMAX Pandeglang berikan bantuan kepada korban gempa bumi cigeulis

Culasatu.com-Gempa bumi yang berkekuatan 6,6 Magnitudo yang mengguncang Kabupaten Pandeglang pada Jumat 14 Januari 2022, mengakibatkan ribuan rumah rusak berat terlebih Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, membuat perhatian masyarakat luar kepada para korban.

Bantuan untuk para korban gempa pun terus berdatangan, baik dari Pemerintah maupun dari swasta. Dalam hal ini Club Motor Nmax Raider Pandeglang (NRP) tak mau ketinggalan, mereka dengan sigap melakukan penggalangan dana dari semua anggota demi membantu masyarakat pandeglang yang terdampak musibah gempa bumi.

Bacaan Lainnya

Bantuan yang terkumpul hasil dari donasi para anggota NRP dan beberapa donatur pun diserahkan langsung kepada warga Kampung Waringin Jaya dan Kampung Katumbiri, Kecamatan Cigeulis, mengingat dua kampung tersebut termasuk titik terparah yang terdampak gempa.

Salah satu anggota NRP, Dwahyu menyampaikan, bantuan yang diberikan kepada para korban adalah bentuk kepedulian NRP terhadap sesama. Ia bersama rekan-rekan melakukan penggalangan dana demi membantu masyarakat pandeglang yang terkena musibah.

“Dana bantuan ini dari anggota NRP dan ada juga donatur. Ini adalah bentuk kepedulian NRP ke masyarakat,” kata Dwahyu, Senin 24 Januari 2022.

Kata Dwahyu, meskipun bantuan yang diberikan NRP tidak seberapa, setidaknya bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak. Ia berharap, bencana alam tidak kembali terjadi dan aktivitas masyarakat segera pulih.

“Berapapun nominalnya dan apapun bentuk bantuannya yang terpenting harus didasari dengan hati yang ikhlas dan mudah-mudahan bisa diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Agus, salah seorang warga Kampung Katumbiri yang terdampak gempa mengatakan ucapan terimakasih kepada para dermawan khususnya NRP yang telah jauh-jauh memeberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi.

“Alhamdulillah yah, terimakasih NRP sudah memberikan bantuan dan peduli kepada kami yang terdampak gempa kemarin,” kata Agus.

Agus menceritakan, saat kejadian gempa bumi berkekuatan 6,6 Magnitudo, ia dan keluarganya sedang berada di luar rumah. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun rumah yang ditempatinya mengalami rusak parah.

“Alhamdulillah keluarga selamat semua, cuma rumah saja yang rusak. Ya semoga ada rejekinya buat perbaiki rumah,” pungkasnya. (Pian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *