Sertifikat Hibah Tanah Tahap Pertama Selesai, Untirta Siap Memulai Pembangunan Universitas di Pandeglang

Culasatu.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Pandeglang, menyerahkan sertifikat tanah seluas 6,8 hektare kepada pihak Universitas Sultan Agung Tirtayasa (Untirta), Rabu 16 Februari 2022.

Sertifikat tanah tersebut merupakan tanah hibah dari Pemkab Pandeglang kepada salah satu Universitas Negeri terbesar di Provinsi Banten tersebut beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah saya senang artinya kami bisa membantu melaksanakan tugas dengan cepat, aset milik Untirta itu diperoleh dari hibah Pemkab Pandeglang,” kata Suraji, Kepala BPN Pandeglang.

Kata Suraji, walaupun secara proses ada hambatan, sehingga butuh waktu 4 bulan untuk menyelesaikan sertifikat ini. Namun persoalan tersebut dapat terselesaikan secara musyawarah.

“Persoalannya memang tidak signifikan, cuma disitu ada penggarap jaman lama rupanya dia minta kompensasi. Karena di Untirta tidak punya anggaran yang cukup untuk itu, akhirnya dengan cara pendekatan, musyawarah, dan secara kekeluargaan,” jelasnya.

Suraji menuturkan, penyerahan sertifikat tanah hibah Pemkab Pandeglang kepada Untirta ini merupakan tahap pertama, dari target 20 hektare. Ia menyebut sisa luas tanah yang belum tersertifikat masih dalam proses, dan berharap tidak adanya hambatan agar proses dapat secepatnya selesai.

“Tahap pertama sertifikat sekitar 6,8 hektar dari target 20 hektare, ini sedang dalam proses surat surat hibah dari Pemda Pandeglang,dan kita juga akan lebih cepat lagi untuk melakukan proses itu, dan semoga tidak ada hambatan juga dilapangan, semoga lebih bagus dari yang sudah kita kerjakan,” terangnya.

Ia berharap, pembangunan Untirta di wilayah Kabupaten Pandeglang dapat secepatnya selesai, dan mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, khusunya warga Pandeglang.

“Mudah-mudahan kampus Untirta di Desa Kadu Ela, Kecamatan Cadasari itu akan dipergunakan fakultas pertanian, dan berbagai penelitian kami senang dan bangga bisa menuntaskan asetnya Untirta. Supaya kedepannya Untirta di Pandeglang ini bisa maju,” imbuhnya.

Rektor Untirta, Prof. Dr. Fatah Sulaiman mengatakan ucapan terimakasih kepada BPN Pandeglang dan khususnya Pemkab Pandeglang yang sudah merealisasikan dan berkomitmen memberikan hibah kepada Untirta dengan proses sertifikat dengan waktu yang sebentar.

“Saya ucapkan terimakasih kepada BPN dan Pemkab Pandeglang, dari 20 hektare tanah yang dihibahkan sudah tersertifikat 6,800 meter persegi pada tahap pertama,” ujarnya.

Ia menuturkan, untuk pembangunannya sendiri, pihak Untirta akan membuat laboratorium penelitian, hingga sektor pertanian. Kata Prof. Dr. Fatah Sulaiman, sambil bertahap, selama dua tahun ini Untirta akan membuktikan keseriusan kepada Pemkab Pandeglang, dan memanfaatkan sebaik mungkin lahan yang dihibahkan.

“Untuk pembangunan sendiri kita usahakan akan secepatnya, tidak menutup kemungkinan kita akan membuat lokasi pertanian disitu. Mudah-mudahan ini dapat tingkatkan SDM khususnya wilayah Kabupaten Pandeglang, nanti kita rencanakan skenario pembangunannya dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *