Culasatu.com_ Akses yang layak bukan sekedar kebutuhan, tetapi urat nadi kehidupan masyarakat. menjawab hal itu, Polres Pandeglang menghadirkan langkah nyata melalui program pembangunan jembatan yang langsung menyentuh kepentingan warga.
Kapolres Pandeglang, AKBP Dhyno Indra Setyadi mengatakan, Program Jembatan Merah Putih Presisi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap infrastruktur dan mobilitas masyarakat.
” Kegiatan revitalisasi jembatan ini tindak lanjut dari Bapak Presiden, maka hari ini kita laksanakan peletakan baru pertama revitalisasi jembatan Merah Putih presisi ini. Polri bukan hanya Hadir sebagai petugas keamanan,namun juga membantu permasalahan yang ada di masyarakat, ” kata Kapolres Pandeglang di Kampung Pasir Sereh, Desa Tegal, Kecamatan Cikedal Kabupaten Pandeglang, Jumat (22/05/2026).
Dikatakan Kapolres, Jembatan Merah Putih presisi sepanjang 35 meter ini dibangun dengan tujuan untuk memudahkan akses penghubung. Agar perekonomian masyarakat lebih mudah.
” Juga untuk mempermudah mobilitas warga, termasuk akses pendidikan, pertanian, hingga aktivitas ekonomi masyarakat sekitar, ” ujarnya.
Lebih lanjut Kapolres menyebut, Pelaksanaan Jembatan Merah Putih presisi ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan kedepan.
” Jadi revitalisasi artinya mengganti beberapa plat yang rusak menjadi lebih kokoh dan layak di gunakan oleh masyarakat, targetnya sebulan kedepan sudah bisa selesai, ” pungkasnya.
Selain memperkuat akses masyarakat, pembangunan jembatan ini juga menjadi bentuk implementasi Polri Presisi yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga pelayanan sosial dan pembangunan infrastruktur publik.
” Pembangunan jembatan merah putih presisi ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong antara aparat kepolisian dan warga, ” tutupnya.
Masyarakat sekitar menyabut baik program revitalisasi jembatan Merah Putih presisi yang di gagas Polri tersebut, karena dinilai akan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
” Insya allah ini akan bermanfaat bagi kami, khususnta bagi mobilisasi masyarakat khususnya petani. Karena disini mayoritas masyarakatnya adalah petani, terima kasih Polri, Terima kasih Bapak Presiden, ” kata Abdul Aziz, Warga Kampung Paskr Sirih. (Ndre)







