CULASATU.COM – Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Seskoad) melalui Komando Latihan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Wilayah Pertahanan (Wilhan) bagi Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXVII Tahun Ajaran 2026 di Kabupaten Pandeglang, pada 6 hingga 9 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pendidikan untuk meningkatkan kemampuan analisis wilayah pertahanan secara komprehensif dan aplikatif.
Sebanyak 24 Pasis mengikuti kegiatan tersebut dengan pendampingan dua perwira Seskoad, yakni Kolonel Inf. Deny, S.I.P. dan Kolonel Inf. I Gusti Bagus Putu W., S.E. Kegiatan difokuskan pada pengumpulan data lapangan, analisis kondisi wilayah, serta penguatan sinergi lintas sektoral guna mendukung ketahanan wilayah, khususnya dalam penanggulangan kedaruratan bencana.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penerimaan peserta di Kodim 0601/Pandeglang, yang dilanjutkan dengan wawancara dan penelitian bersama unsur staf Kodim sebagai bagian dari pengumpulan data awal wilayah.
Pada hari berikutnya, para Pasis melaksanakan audiensi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Audiensi tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, S.H., bersama unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta DPRD. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali informasi terkait kebijakan pembangunan daerah, kondisi infrastruktur, serta aspek kesehatan masyarakat yang berpengaruh terhadap ketahanan wilayah.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan koordinasi lintas sektoral bersama unsur Kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Melalui audiensi dan wawancara, para Pasis memperoleh gambaran menyeluruh mengenai stabilitas keamanan wilayah serta kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana.
Pada tahap akhir, para peserta melaksanakan interaksi dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat sebagai bagian dari pendekatan sosial budaya dalam pembinaan wilayah pertahanan.
Melalui kegiatan ini, para Pasis diharapkan mampu mengintegrasikan teori dan praktik dalam memahami dinamika wilayah pertahanan, serta menghasilkan rekomendasi strategis yang aplikatif guna mendukung tugas pokok TNI AD dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. (NDRE)***







